Kamis, 08 April 2021

MERAGU

 Dalam hidup ini, ada kalanya kau merasa seluruh dunia memusuhimu. karena satu kesalahan yang kau buat, berakibat besar dalam kehidupanmu. bisa jadi kesalahan itu membawamu bak terjun bebas dari tebing yang terjal. dan orang-orang hanya akan melihatmu dari atas.

Mulanya kau merasa benar dan terus membenarkan diri. saat kau sadari hampir seluruh dunia mu berubah, kau mulai meragu. kau mulai mempertanyaan dirimu sendiri. apa yang salah? siapa yang salah? apa maunya? apa maumu? lalu kau pun terjebak dalam ribuan pertanyaan lainnya, hingga kepalamu terasa pecah karena memikirkannya.

Ribuan celaan, cacian kau terima. kau lupa bahwa lidahmu juga pernah setajam pisau. hanya saja kau melakukannya tanpa sadar. hanya saja niat baikmu tertutup tajamnya pisau tersebut. dan yang mereka lihat, yang mereka rasakan hanya sabetan lidah pisau tanpa sengajamu.

Kini kau merasa semakin sendiri. kini kau terus meragukan diri. kini kau terus menyalahkan diri. hingga kau lupa bahwa hidup tidak hanya tentang mereka. kau lupa akan perasaanmu sendiri. kau lupa bahwa setiap manusia di dunia berhak menyembuhkan lukanya tanpa syarat.

Kamis, 24 Maret 2016

Akulah Angin



Akulah angin...
Yang sekelebat hadir menyapa
Membelai lembut tubuhnya
Namun tiada bisa memeluknya
Akulah angin....
Yang hadir seper sekian detik
Dan mencoba tuk sedikit mengusik
Tapi, kau tetap diam tak bergeming
Akulah angin.....
Yang hanya menjadi sesuatu tak kasat mata
Tak bisa terus menjajari langkahnya
Akulah angin....
Yang sesaat kau rasa
Lalu hilang begitu saja

Minggu, 08 November 2015

Harapan yang kandas

Apakah kalian pernah berharap pada sesuatu atau pada seseorang?
Apakah kalian pernah dikecewakan oleh harapan kalian sendiri?
Aku pernah. bahkan sudah beberapa kali. Dan saat ini pun, aku tengah merasakannya. Sedih sih jika harapan itu tak menjadi kenyataan. Tapi kita bisa apa, semua yang menentukan ada Allah SWT, kita hanya bisa berdoa agar harapan kita terkabul. Meski pada akhirnya, tak semua harapan dapat terkabul.Terkadang, saya bertanya, mengapa saya harus berharap jika pada akhirnya saya selalu dikecewakan. Dan saya sempat berfikiran untuk tidak berharap pada sesuatu atau seseorang kembali, mungkin itu karena saya merasa sangat marah dan kecewa. Tapi pada akhirnya, saya tersadar, Allah selalu memberikan yang terbaik untuk kita. Allah tak akan memberikan hal yang tak baik untuk kita. Dan saat apa yang kita harapkan tak terkabul, bisa jadi harapan itu tak baik untuk diri ini atau mungkin bisa jadi Allah tengah menguji ketaatan dan kesetian kita kepadaNya. 

Sabtu, 31 Januari 2015

HUJAN

Derai hujan menetes berjuta-juta butiran
Membasahi seluruh tempat perpijakan
Dingin beringsut menusuk badan
Matikan seluruh organ-organ

Hujan yang dulu didambakan
Kini berubah menyebalkan
Buliran air seolah menikam perasaan
Menghujam, hingga percikkan luka tak tertahankan

Hujan yang membasuh kaki tangan
Basahi seluruh nurani penuh penderitaan
Karena menguak akan film yang pernah ditayangkan
Yang kini kembali diperlihatkan

Hujan menyebalkan menguasai alam
Pergilah agar langit tak lagi kelam
Kumohon berhentilah hujan sayang
Ku tak lagi inginkanmua menjadi bayang-bayang keindahan

Jumat, 30 Januari 2015

IKHLAS

Aku tau tuhan mempertemukan kita dengan seseorang pasti mempunyai maksud tersendiri. Meski terkadang orang yang hadir itu hanya mampir dalam kehidupan kita, lalu pergi begitu saja. Seharusnya saat seseorang itu hadir dalam kehidupan kita, kita tak boleh terlalu takut untuk kehilangannya. Karena, semakin kita takut maka semakin besar kemungkinan untuk kehilangan dia akan terwujud.
Aku pernah dan sering dipertemukan oleh banyak orang, lalu mereka dengan cepat menghilang. Aku gak mau munafik, jujur saja ketika mereka hadir aku sangat bahagia. Tapi, ternyata.. Tuhan berkehendak lain. Tuhan mengambil kembali orang-orang yang begitu aku sayangi. Mungkin, kita memang tak boleh menyayangi orang terlalu dalam. Kita hanya boleh menyayanginya seperti setetes air yang jatuh menetes di telapak tangan. Terasa tapi tak dapat digenggam.
Ketika seseorang yang hadir itu telah pergi, IKHLAS adalah hal paling bijak yang harus kita lakukan. Mengikhlaskannya pergi dan tak menahannya lagi. Lalu menerima takdir yang telah ditetapkan Tuhan. Dan berdamai dengan diri sendiri.

Kamis, 29 Januari 2015

KEGELAPAN 07012015

Aku tak pernah suka dengan kegelapan. Sama sekali tidak suka. Tapi, kali ini, aku ingin berlari menuju kegelapan. Aku ingin bersembunyi disudut yang paling gelap, hingga tak seorang pun yang dapat melihatku. Sebelumnya aku sangat takut berada dalam kegelapan. Tapi, saat ini, aku tak ingin ada satu cahaya pun menerangiku. Aku ingin berada dalam ruangan paling gelap dan paling dalam. Aku ingin bersembunyi dari semua orang. Aku tak ingin ada seorang pun yang melihatku. Aku ingin berada dalam ruang paling gelap, hingga aku pun tak dapat melihat diriku sendiri.

Jumat, 23 Januari 2015

TENTANG REMBULAN

Lihatlah rembulan yang ditemani berjuta bintang
Dia tetap diam tak memandang
Meski satu sinar bintang
Mampu buatnya terbang melayang

Lihatlah keangkuhan rembulan
Bersembunyi dibalik luapan perasaan
Tentang rasa yang tersisikan
Masih berdiam di sudut ruangan

Lihatlah rembulan di langit malam
Sinarnya nampak mulai padam
Tertutup bentangan kanvas alam bercat hitam

Lihatlah senyum rembulan yang tersamarkan
Terasa dingin tak lagi menghangatkan
Bekukan segala asa yang pernah terlukiskan
Dan tinggalkan bintang dalam ruang kegelapan

MERAGU

 Dalam hidup ini, ada kalanya kau merasa seluruh dunia memusuhimu. karena satu kesalahan yang kau buat, berakibat besar dalam kehidupanmu. b...