Sabtu, 31 Januari 2015

HUJAN

Derai hujan menetes berjuta-juta butiran
Membasahi seluruh tempat perpijakan
Dingin beringsut menusuk badan
Matikan seluruh organ-organ

Hujan yang dulu didambakan
Kini berubah menyebalkan
Buliran air seolah menikam perasaan
Menghujam, hingga percikkan luka tak tertahankan

Hujan yang membasuh kaki tangan
Basahi seluruh nurani penuh penderitaan
Karena menguak akan film yang pernah ditayangkan
Yang kini kembali diperlihatkan

Hujan menyebalkan menguasai alam
Pergilah agar langit tak lagi kelam
Kumohon berhentilah hujan sayang
Ku tak lagi inginkanmua menjadi bayang-bayang keindahan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MERAGU

 Dalam hidup ini, ada kalanya kau merasa seluruh dunia memusuhimu. karena satu kesalahan yang kau buat, berakibat besar dalam kehidupanmu. b...