Derai hujan
menetes berjuta-juta butiran
Membasahi
seluruh tempat perpijakan
Dingin
beringsut menusuk badan
Matikan
seluruh organ-organ
Hujan yang
dulu didambakan
Kini berubah
menyebalkan
Buliran
air seolah menikam perasaan
Menghujam,
hingga percikkan luka tak tertahankan
Hujan yang
membasuh kaki tangan
Basahi
seluruh nurani penuh penderitaan
Karena
menguak akan film yang pernah ditayangkan
Yang kini
kembali diperlihatkan
Hujan menyebalkan
menguasai alam
Pergilah
agar langit tak lagi kelam
Kumohon
berhentilah hujan sayang
Ku tak
lagi inginkanmua menjadi bayang-bayang keindahan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar