Pagi buta ku lihat
Awan gelap pekat
Membentang luas diatas raga
Serpihan pasir menerpa
Menggores kulit putih bersih
Udara pun terasa berbeda
Tak seasri biasanya
Sesak nafas mulai terasa
Akibat menghirup udara yang beda
Mata juga pedih terasa
Inikah amarahmu
Yang tercipta terasa begitu nyata
Meski jauh jarak kita
Sungguh amukanmu membuat derita
Disini saja sudah terasa
Bagaimana dengan yang disana
Sudah cukup segini saja
Janganlah kau tambah beban derita
Ku harap kau tak lagi marah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar