Kaki
melangkah payah
Mencoba
mencari arah
Di tengah
lautan api membara
Membakar
jiwa raga
Seonggok daging bernyawa
Berdiri diatas kerapuhan
Membawa segumpal luka
Tergenggam
erat di tangan
Dipegang,
Dibawa melangkah, melenggang
Tinggalkan beban dalam pikiran
Yang membelenggu, mempermainkan
Setetes
zat cair dari indra pengelihatan
Jatuh menetes tak tertahankan
Merasai rasa yang bersemayam jauh
dalam dada
Tersembunyi, tersimpan rapi
Tiada terlihat
Dan tlah dikunci rapat-rapat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar