Sunyi senyap dalam gelap
Tak ada cahaya nan gemerlap
Hanya angin yang berhembus lirih
Terasa dinginnya mengilukan tulang benulang
Jauh di dasar lembah jurang
Terdengar teriakan tertahan
Oleh bebatuan
Sesekali terdengar jelas
Memekakan gendang telinga
Namun, detik berikutnya
Hilang memusnah
Bagai kobaran api membakar kayu
Lalu menjadikannya abu
Yang kemudian disapu angin
Dan entah terbang kemana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar