Ku terdiam
Menatap bayangnya yang
semakin memudar
Menjauh dari tempatku
berpijak
Menghilang bersama desiran
angin malam
Dan tenggelam dalam dekapan
sang rembulan
Disini kusendirian
Merasakan bagian tubuh tak
sewajarkan
Satu diantaranya telah hilang
Membuat kepekatan kembali
datang
Menyambutku dengan iringan
gendang
Tidakkah dia mendengar
Jerit tangis menggelegar
Mengisi suara soundtrack
dalam film kehidupan
Hay, lelakiku dalam impian
Lihatlah
hatiku yang telah kau hancurkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar