Bentangan luas langit malam
Menjadi saksi api yang mulai
padam
Hingga dingin berjalan
perlahan
Menyapa batin yang terengkuh
keangkuhan
Bintang malam kini tiada
bersinar
Senyum rembulan pun memudar
Lihatlah kekosongan dilangit
malam ini
Sama persis dengan sepotong
hati sang dewi
Kosong momplong tiada
berpenghuni
Lihatlah hati sang dewi
Ditinggal ketika menjadi
kepingan berbiji-biji
Tidakkah kau sedikit peduli
Tuk memunguti kepingan hati
ini
Lalu kau simpan dan kau obati
Agar tetesan air mata, tak
meleleh melewati pipi
Cobalah mendengar alunan
syair sang dewi
Yang dia lantunkan tuk
menghibur diri
Mengisi ruang kosong dihati
Masih sudihkah kau tinggal
hari ini
Tuk mendengarkan syair sang
dewi
Agar kau dapat terilhami
Dan kembali dalam dekapan
sang dewi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar