Kata-kata dari mulutnya
Bak seorang artis yang membintangi
iklan
Mengobral segala yang dipunya
Tanpa ada nyatanya
Hanya dapat di pandang di tv
Tak terasa di kehidupan nyata
Tapi, mengapa bisa terbuai
Oleh obralan-obralan iklan
Sungguh muak memandang
Sungguh lelah mendengarkan
Iklan terpampang disetiap sudut perkotaan
Sungguh enteng mengobral janji
Tiada tau bisa menepati
Hanya janji yang tercipta di tv
Tanpa ada bukti
Terombang-ambing mendengarkan
Obralan-obralan tak bermutu
Kenapa mampu membuntu logikaku
Diri bagai dikuasai
Tak tercipta pikiran jernih
Kini baru menyadari
Setelah semua tiada bukti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar