Semua
mata memandang tajam
Mengarah
pada diri yang tergeletak sendiri
Lontaran
kata terdengar begitu pedih
Menghujam
diri betubi-tubi
Sorot
mata itu…
Menyayat
hati yang dilanda pilu
Tak mau peduli
Acuh tak acuh melewati
Malah tertawa sesekali
Ketika menatap diri yang tak berarti
Mata itu selalu tajam
Mengarah penuh kebencian
Menusuk seluruh badan
Mata yang selalu meremehkan
Menganggap diri tak punya kekuatan
Mata itu bagai sebilah pisau
Membelah
hati dan lukai diri
Semua
mata itu…
Hilangkan bentangan langit biru
Hanya kelam yang kini membelenggu
Menguasai,
mengunci
Ditengah
kehancuran dalam sepi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar