Dia ada di dalam gelap dan
terangku
Dia ada dalam setiap
langkahku
Menangkapku ketika kuterjatuh
Memberi tawa ketika ku
terluka
Dia ada meski jauh di mata
Selalu bertanya dan menyapa
Selalu menjaga hatinya
Menjaga kenangan kita berdua
Dia selalu berusaha
menorehkan cerita
Cerita yang sempat padam dan
menjadi hampa
Yang pernah kutinggalkan
begitu saja
Dia tak pernah membuatku
kecewa
Tapi, ku tak pernah berikan
apa-apa
Ku tak bisa cintainya sepenuh
jiwa raga
Ku tak bisa kembali menulis
cerita bersamanya
Maafkan ku selalu menorehkan
luka
Maaf ku hanya berimu duka
Maaf ku tak bisa memberimu
cinta
Seperti dahulu kala
Kau lah mantan terbaikku
Tapi aku, bukan terbaik
untukmu
Ku takkan bisa merajutnya
seperti dulu
Karena rasaku bukan lagi
untukmu
Cerita kita telah menjadi
buku
Yang tengah berjejer di rak
rumahku
Yang tak akan pernah ku buka
buku itu
Sekalipun kau memohon dan
berlutut padaku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar