Ketika keadilan
hanya nampak fana
Maka kebenaran
tiada tercipta
Hanya ketidak
benaran yang menjadi raja
Menguasai seisi
istana
Pada siapa kita
harus percaya
Jika tidak
nampak nyata
Semua hanya
fatamorgana
Nampak ada tapi
hilang sekejap mata
Kini, gerbang
kehancuran mulai terbuka
Manyambut meriah
rakyat jelata
Rakyat yang
dibutakan oleh sebuah citra
Lihatlah wahai
rakyat jelata
Sebentar lagi
para penguasa kan tertawa
Dan adikuasa kan
bahagia
Lalu kita, hanya
menatap dengan kerlingan air mata
Yang takkan
dipandang oleh penguasa istana
Semua kan
merasakan getahnya
Karena sebuah
pohin kebenaran telah tumbang
Terbuang,
terusir dari istana
Wahai sang
mahakuasa
Lindungilah kami
diantara para srigala
Tidak ada komentar:
Posting Komentar