Hari ini tanggal 20. Hufh, aku jadi
teringat kembali kejadian itu. Hari dimana dia menyatakan cintanya kepadaku. Saat
itu hujan menderai kota dimana aku tengah menuntut ilmu, kota yang mengenalkan
dia kepadaku. Sungguh aku ini kenapa? Kanapa aku kembali mengingatnya? Bukankah
aku telah melupakannya? Atau aku memang masih belum bisa melupakannya? Ah,
tidak. Itu tidak mungkin dan tidak boleh. Aku harus melupakannya. Aku benci
dengan angka 20. Entah mengapa kini aku merasa membenci angka tersebut. Padahal
sebentar lagi umurku menginjak angka tersebut. Oh, Tuhan... kenapa aku harus
membenci angka yang tidak bersalah itu? Kenapa aku harus menyalahkannya?. Sial,
lagi-lagi aku menumbuhkan pertanyaan-pertanyaan dalam hidupku. Harusnya aku tak
usah bertanya. Agar aku tak perlu susah-susah untuk mencari jawabannya. Harusnya
aku berhenti. Tak perlu bertanya-tanya lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar